BIMnews.id – Kota Jantho
Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, menghadiri pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) pada malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Kegiatan tersebut digelar secara daring di Pos Pelayanan Idul Fitri, Aneuk Galong, Aceh Besar, Minggu (30/3/2025) malam.
Pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Kapolres Aceh Besar AKBP Sujoko SIK MH, Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti Amd, Asisten I Setdakab Aceh Besar Farhan AP, Kasatpol PP dan WH Aceh Besar Muhajir SSTP MPA, Kepala BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil SSos MSi, serta Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh Besar Dodi Trisna SSTP MSi, perwakilan Dandim 0101/KBA, serta perwakilan Jasa Raharja Kanwil Aceh.
Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memastikan kenyamanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri.
“Kami bersama unsur Forkopimda Aceh Besar terus berkoordinasi dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama pada malam takbiran yang identik dengan peningkatan aktivitas masyarakat di jalan dan tempat ibadah. Semoga perayaan Idul Fitri tahun ini berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Drs. Syukri A. Jalil.
Ia juga mengapresiasi peran Polri dan TNI dalam mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta kesiapsiagaan petugas di pos pelayanan dalam memberikan perlindungan bagi warga yang merayakan lebaran.
“Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama. Dengan adanya pos-pos pengamanan dan pelayanan yang disiagakan, kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dan perayaan dengan penuh ketenangan,” imbuhnya.
Kegiatan pemantauan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan aparat keamanan dalam menghadapi dinamika sosial selama malam takbiran, termasuk potensi kemacetan, konvoi kendaraan, hingga tindakan kriminalitas yang bisa terjadi. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berkomitmen untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan guna menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat. (***)
BIMnews.id – LINA