BIMnews.id | Aceh Besar
Polemik Pengadaan Mobil Dinas Bupati Aceh Besar tahun 2025 oleh Pemkab. Aceh Besar yang banyak diberitakan di media online beberapa hari belakangan ini, turut ditanggapi oleh Anwar atau Bang Pok selaku Komandan Satgas Commando Independen Aceh Besar di kawasan Samahani, Aceh Besar, Selasa, 25/02/2025.
“Saya selaku Ketua Tim Satgas Commando Independen sangat mendukung pengadaan dinas mobil baru bagi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar oleh Pemkab. Aceh Besar. Sepanjang saya ketahui mobil dinas lama sudah di Dem atau dilelang oleh bupati periode yang lalu, jadi itu perlu pengadaan mobil operasional yang baru untuk Bupati/wakil Bupati definitif saat ini”, tegas pria yang akrab disapa dengan Panggilan Bang Pok.
“Pengadaan mobil dinas baru untuk kepala daerah yang baru terpilih di seluruh Indonesia sudah lazim dilakukan yang penting proses pengadaannya tidak ada yang dilanggar, harus sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku”, jelasnya.
“Saya sebagai pendukung pasangan Bupati/wakil bupati Aceh Besar, merasa bangga, bila Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar memiliki kendaraan dinas yang bisa menunjang kegiatan operasionalnya yang bisa menembus kesemua medan di wilayah kabupaten Aceh Besar, mengingat luas wilayah dan kondisi Geografis Aceh Besar. Oleh karena itu pengadaan kendaraan operasional tersebut untuk kebutuhan, bukan keinginan.
Masalah harga sepanjang Pemkab Aceh Besar memiliki kemapuan anggaran, kan tidak ada masalah, toh menurut informasi, harganya tidak maksimal sesuai pagu yang tersedia?,” ujar Bang Pok dalam nada tanya.
Sebelumnya diberitakan, Pemkab Aceh Besar menganggarkan Rp.7,6 milyar untuk pengadaan 5 unit mobil baru Bupati, Wakil Bupati, sekdakab, ketua PKK dan wakil ketua PKK. Informasi tersebut, tentu menimbulkan pro kontra dalam masyarakat. (***)
BIMnews.id – LINA